Sub Domain vs Sub Direktori, Mana Yang Harus Digunakan?

Sub Domain vs Sub Direktori, Mana Yang Harus Digunakan

Jika Anda merupakan orang yang berkecimpung dalam dunia internet baik sebagai apa pun itu, tentu sudah tidak asing dengan domain, sub domain dan sub direktori.

Domain merupakan penamaan dari sebuah situs. Seperti google.com, yahoo.com dan berbagai macam jenis domain lainnya. Untuk sub domain sendiri merupakan “anak” dari domain tadi, ini juga sangat sering dijumpai. Contoh penggunaan dari sub domain seperti mail.google.com, sport.detik.com dan lain sebagainya.

Nah, untuk sub direktori sendiri seperti penggolongan atau kategori contohnya seperti domain.com/bisnis, domain.com/kesehatan dan berbagai contoh lainnya.

Terkadang timbul pertanyaan, mana yang lebih baik untuk SEO – menggunakan sub domain atau sub direktori?

Lebih baik sub domain atau sub direktori untuk SEO?

Biasanya orang akan melihat bagaimana dan apa yang bisa membuat website bisa memiliki SEO yang baik. Dengan penggunaan sub domain atau sub direktori, pemilik situs atau pengelola harus memahami penggunaan dari masing-masing.

Dari banyak referensi yang ada, memang tidak ada hasil pasti manakah dari keduanya yang lebih baik untuk SEO. Baik sub domain atau sub direktori, keduanya memiliki kegunaan masing-masing dan ini juga sama baiknya terhadap pengaruh SEO oleh suatu website yang ada.

Ada pun sebagai pemilik situs, Anda sebaiknya memahami penggunaan dari keduanya. Kapan penggunaan sub domain, kapan penggunaan sub direktori.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki situs dan didalamnya juga terdapat fasilitas forum, maka hal yang paling baik adalah dengan menggunakan sub domain. Anda bisa membuat sub forum seperti forum.domain.com untuk memisahkan ini dari domain utama dengan sub domain.

Sebaliknya, apabila situs Anda memiliki pembahasan umum mengenai pembahasan profil perusahaan, kategori dan sejenis maka yang paling tepat adalah menggunakan sub direktori. Tentu Anda tetap bisa menggunakan sub domain untuk profile perusahaan menjadi company.domain.com, namun hal ini tidak efektif sehingga lebih baik menggunakan domain.com/company untuk kasus serupa.

Hal paling penting dari keduanya adalah bagimana Anda menyajikan konten, karena konten adalah raja dan akan selalu seperti itu.